Penulis : Pija Napitupulu (2350100029)
Peran pendidikan dalam membentuk karakter dan moral siswa sangat penting. Dalam konteks Indonesia, Pendidikan Agama Islam memiliki peran yang signifikan dalam pembentukan karakter dan etika siswa. Selain memberikan pengetahuan tentang ajaran agama, pendidikan Agama Islam juga mempengaruhi sikap, nilai, dan perilaku siswa. Dalam era globalisasi dan modernisasi, tantangan moral dan etika semakin kompleks. Oleh karena itu, pendidikan Agama Islam diharapkan dapat memberikan dasar moral yang kuat dan membantu siswa dalam memahami serta menerapkan nilai-nilai etika Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Pembentukan karakter dan etika siswa melalui pendidikan Agama Islam juga bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang memiliki integritas, moralitas yang tinggi, serta sikap dan perilaku yang baik dalam berinteraksi dengan masyarakat. Selain itu, pendidikan Agama Islam juga memiliki peran dalam memperkuat identitas keagamaan siswa. Dalam lingkungan multikultural dan multireligius, pendidikan Agama Islam membantu siswa untuk memahami dan menghargai perbedaan agama, serta membangun rasa toleransi dan keberagaman. Dengan memberikan landasan yang kuat, pendidikan Agama Islam mampu memperkuat identitas keagamaan siswa, sehingga mereka menjadi individu yang kuat dalam keyakinan dan praktik keislaman.
Kata pendidikan yang umum kita gunakan sekarang dalam bahasa arabnya adalah Tarbiyah dengan kata kerja rabba. Kata pengajaran dalam bahasa arab adalah ta’lim dengan kata kerjanya allama. Pendidikan dan pengajaran dalam bahasa arabnya adalah tarbiyah wa ta’lim, sedangkan pendidikan Islam dalam bahasa arabnya adalah tarbiyah islamiyah. Ahmad Tafsir menyatakan bahwa pendidikan dalam Islam merupakan sebuah rangkaian proses pemberdayaan manusia menuju kedewasaan, baik secara akal, mental maupun moral, untuk menjalankan fungsi kemanusiaan yang diemban sebagai seorang hamba dihadapan Khaliqnya dan sebagai ‘pemelihara’ (khalifah) pada semesta.
Berdasarkan beberapa pengertian di atas, ada penekanan yang begitu strategis pada nilai-nilai yang dipindahkan (diajarkan) dalam pendidikan Islam. Dalam pendidikan Islam, nilai-nilai yang dipindahkan berasal dari sumber-sumber nilai Islam yakni al-Qur’an, Sunah, dan Ijtihad. Tujuan akhir dari pendidikan Islam adalah membentuk kepribadian muslim sesuai dengan ajaran Islam.
Kehadiran Islam di muka bumi adalah sebagai pedoman hidup manusia dan untuk memberikan solusi yang tegas terhadap berbagai persoalan kemanusiaan. Salah satu persoalan kemanusiaan yang perlu mendapat perhatian besar dari umat Islam adalah persoalan etika sosial persaudaraan dan perdamaian. Istilah “etika” dan “moral” adalah dua istilah yang pengertiannya sukar dipisahkan antara satu dengan lainnya karena keduanya dapat dipakai dalam pengertian yang hampir mirip bahkan seringkali diartikan sama sehingga keduanya dapat dipakai secara bergantian. Sementara itu Paul Foulquie mendefinisikan etika sama dengan moral dalam arti sebagai “aturan kebiasaan, yang apabila ditaati dan dipatuhi, akan mengantarkan manusia meraih segenap tujuannya. Melalui seperangkat nilai baik dan buruk yang dimiliki manusia diharapkan mampu mengatasi sifat-sifat jahatnya dan mengembangkan sifat-sifat baik dalam dirinya. Kesimpulannya, etika cabang filsafat yang mengkaji tentang baik dan buruk, sedangkan moral nilai baik atau buruk menurut suatu masyarakat, dengan kata lain, moral adalah etika terapan. Ada tiga jenis etika, yaitu: etika deskriptif, etika normatif, dan meta-etika.
Tentang hubungan agama dan etika/ moral ini, Shubhi berpendapat yang dapat dikatakan sebagai jalan tegah. Meskipun agama dan etika memiliki tujuan sama, yakni kemaslahatan manusia, namun hukum-hukum agama tampak bersifat ritualistik, sementara etika berlandaskan pada nilai-nilai analitik dan menuntut adanya kebebasan manusia. Inilah yang memisahkan agama dan etika. Walaupun terkadang hukum-hukum agama bersifat ritualistik dan menuntut ketaatan total kepada Tuhan dan tanpa mempertanyakan kandungan etisnya, namun ide moralnya juga pada tindakan etis. pendidikan agama Islam memegang peranan utama dalam memberikan landasan moral dan etika kepada generasi muda. Dalam konteks ini, peran pendidikan agama Islam tidak hanya sebatas pada pemahaman doktrin keagamaan, tetapi juga mencakup nilai-nilai universal yang dapat membentuk kepribadian yang baik dan bertanggung jawab.
Dengan demikian, peran pendidikan agama Islam dalam pembentukan moral dan etika generasi muda tidak dapat diabaikan. Melalui pendidikan ini, mereka tidak hanya dibekali dengan pengetahuan tentang ajaran agama, tetapi juga dibimbing untuk menginternalisasi nilai-nilai moral yang mendalam dan menerapkannya dalam praktek kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, mereka menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat, menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik untuk semua.
Kesimpulan
Pendidikan memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan moralitas individu. Dalam konteks Indonesia, pendidikan Islam mempunyai implikasi yang signifikan terhadap pembentukan karakter dan etika seseorang. Memberikan pengetahuan tentang ajaran Islam, mempengaruhi karakter, nilai, dan tindakan mereka. Di era globalisasi dan modernisme, persoalan moral dan etika menjadi kompleks. Oleh karena itu, pendidikan Islam bertujuan untuk memberikan landasan moral yang kuat dan membantu individu memahami dan menerapkan etika Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam lingkungan multikultural dan multiagama, pendidikan Islam membantu individu memahami dan menghormati perbedaan, mengembangkan toleransi, dan mampu beradaptasi dengan ajaran Islam. Konsep pendidikan dalam Islam mencakup tiga unsur utama: tarbiyah, ta’lim, dan ta’dib. Tarbiyah mengacu pada sifat, nilai, dan tindakan manusia, sedangkan ta’lim mengacu pada ajaran Islam. Ajaran Islam didasarkan pada Al-Qur’an, Sunah, dan Ijtihad. Tujuan akhir pendidikan Islam adalah mengembangkan jati diri umat Islam sesuai ajaran Islam. Ajaran “etika” dan “moral” saling berkaitan karena dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan.
- Abd Rahman, Peran Pendidikan Islam Dalam Pembentukan Moral Bangsa, Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan Volume 7, Nomor 1, April 2015, 45-59
- Salma Nabila, Oyoh Bariah, M. Makbul, Peran Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Karakter dan Etika Siswa, Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, November 2023, 9 (22)
- Tobroni, Peranan Pendidikan Agama Dalam Pembentukan Etika Sosial Persaudaraan Dan Perdamaian (Studi di Malaysia dan Indonesia), repository.globethics.