Blog

  • Apel Pagi Pascasarjana: Teguhkan Kinerja dan Tanggung Jawab Berlandaskan Nilai-nilai Al-Qur’an

    Apel Pagi Pascasarjana: Teguhkan Kinerja dan Tanggung Jawab Berlandaskan Nilai-nilai Al-Qur’an

    Pascasarjana UIN Syahada kembali melaksanakan kegiatan apel pagi pada Senin, 19 Oktober 2026. Bertindak sebagai pembina apel, Dr. Fauziah Nasution, M.Ag., selaku Ketua Program Studi S3 SI, menyampaikan amanat mengenai pentingnya meningkatkan kinerja dan tanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaan. Dalam amanatnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Surah Al-Hasyr ayat 9 dapat dijadikan inspirasi untuk membangun budaya kerja yang berlandaskan keikhlasan, kepedulian, kerja sama, dan semangat mengutamakan kepentingan bersama.

    Surah Al-Hasyr ayat 9 menggambarkan keteladanan kaum Ansar yang menerima dan membantu kaum Muhajirin dengan penuh keikhlasan. Nilai tersebut relevan dengan kehidupan kerja di lingkungan perguruan tinggi, terutama dalam membangun solidaritas, saling mendukung, dan menjalankan amanah secara bertanggung jawab.

    Dalam konteks kinerja, setiap pegawai dan sivitas akademika diharapkan mampu melaksanakan tugas secara disiplin, profesional, dan berorientasi pada pencapaian tujuan bersama. Kinerja yang baik tidak hanya diukur dari hasil pekerjaan, tetapi juga dari integritas, komitmen, serta kesungguhan dalam menjalankan tanggung jawab.

    Selain itu, semangat kerja sama dan kepedulian perlu terus dikembangkan agar tercipta lingkungan akademik yang harmonis, produktif, dan saling mendukung. Dengan demikian, setiap individu dapat berkontribusi secara optimal dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan dan penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Pascasarjana.

    Diharapkan seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan Pascasarjana semakin memperkuat kedisiplinan, meningkatkan kinerja, serta melaksanakan setiap amanah dengan penuh tanggung jawab. Semangat kebersamaan dan kepedulian yang selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan menjadi landasan dalam mewujudkan pelayanan akademik yang berkualitas dan berkelanjutan.

    (lh)

  • Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas  melakukan Sosialisasi dan Promosi serta Jalin Kerja Sama dengan Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan

    Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas melakukan Sosialisasi dan Promosi serta Jalin Kerja Sama dengan Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan

    Kamis, 15 Oktober 2026, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan mendapat kunjungan dari Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas (UNAND), khususnya Program Studi Doktor (S3) Studi Pembangunan. Kunjungan ini bertujuan untuk sosialisasi dan promosi Program Studi S3 Studi Pembangunan serta melakukan kerjasama akademik dengan Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan.

    Acara diawali dengan sambutan Prof. Dr. Ir. Rudi Febriansyah, M.Sc., selaku Koordinator Program Studi S3 Studi Pembangunan Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi antar lembaga pendidikan tinggi sebagai upaya memperluas jejaring akademik, meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, serta mendorong lahirnya kajian-kajian pembangunan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

    Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Direktur Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi awal dari penguatan hubungan kelembagaan antara Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan dan Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa, peningkatan mutu akademik, serta pelaksanaan berbagai kegiatan kolaboratif di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag.

    Selain sebagai forum sosialisasi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan lingkungan akademik dan Program Studi S3 Studi Pembangunan di Universitas Andalas kepada sivitas akademika Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan.

    Melalui sinergi antara Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan dan Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas, kedua institusi diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, menghasilkan penelitian yang berkualitas, dan menghadirkan solusi akademik bagi berbagai persoalan pembangunan di Indonesia.

    (lh)

  • DWP Pascasarjana Gelar Pertemuan Bulanan, Angkat Tema “Smart Parenting ala STIFIn: Seni Mendidik Anak Tanpa Stres, Abahi Para Ibu Hebat”

    DWP Pascasarjana Gelar Pertemuan Bulanan, Angkat Tema “Smart Parenting ala STIFIn: Seni Mendidik Anak Tanpa Stres, Abahi Para Ibu Hebat”

    Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pascasarjana menggelar pertemuan bulanan pada Rabu, 14 Oktober 2026, bertempat di Aula Pascasarjana. Kegiatan dibuka secara langsung oleh Ketua DWP Pascasarjana, Ny. Ibrahim Siregar. Pertemuan kali ini Ny. Zulhimma berkesempatan sebagai pemateri dengan mengusung tema “Smart Parenting ala STIFIn: Seni Mendidik Anak Tanpa Stres, Abahi Para Ibu Hebat.” Tema tersebut mengajak para ibu untuk memahami karakter dan potensi unik setiap anak serta menerapkan pola pengasuhan yang lebih bijaksana, efektif, dan menyenangkan.

    Dalam pemaparannya, Ny. Zulhimma mengajak para peserta untuk menyadari bahwa setiap anak memiliki karakteristik, cara berpikir, dan gaya belajar yang berbeda. Oleh karena itu, orang tua perlu mengenali keunikan anak agar dapat menerapkan pola asuh yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangannya.

    Melalui pendekatan STIFIn, para ibu diajak untuk membangun komunikasi yang positif, mengelola emosi dengan baik, serta menciptakan suasana pengasuhan yang lebih nyaman dan minim stres. Menjadi ibu hebat bukan berarti harus selalu sempurna, melainkan terus belajar memahami anak, mendampingi proses tumbuh kembangnya, dan memberikan kasih sayang dengan cara yang tepat.

    Mendidik anak bukan tentang menjadi orang tua yang sempurna, tetapi tentang menjadi orang tua yang terus belajar, memahami, dan bertumbuh bersama anak. Semangat inilah yang diharapkan dapat menginspirasi para anggota DWP Pascasarjana untuk menjadi ibu-ibu hebat yang mendidik dengan hati, menjalani pengasuhan dengan bijak, dan membangun keluarga yang harmonis serta bahagia.

    (lh)

  • S2 KPI Pascasarjana UIN Syahada Gelar Workshop Penggunaan AI untuk Penulisan Karya Ilmiah

    S2 KPI Pascasarjana UIN Syahada Gelar Workshop Penggunaan AI untuk Penulisan Karya Ilmiah

    Rabu, 14 Oktober 2026, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Program Magister (S2 KPI) Pascasarjana UIN Syahada, menyelenggarakan Workshop Penggunaan AI untuk Penulisan Karya Ilmiah. Kegiatan ini menjadi upaya strategis untuk meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mendukung penulisan karya ilmiah yang berkualitas dan inovatif.

    Kegiatan ini berlangsung secara blended, dimana narasumber dan sebagian peserta hadir melalui zoom, dan sebagian peserta lainnya berkumpul di Aula Pascasarjana UIN Syahada.

    Workshop ini menghadirkan Prof. Dr. Najahan Musyafak, M.A., dari UIN Walisongo Semarang, sebagai narasumber. Kehadiran akademisi dari UIN Walisongo tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta mengenai pemanfaatan AI dalam penulisan karya ilmiah, baik dari aspek teknis maupun etika penggunaannya di lingkungan perguruan tinggi.

    Kegiatan diawali dengan sambutan dari Dr. Mnd. Latip Kahpi, M.Kom.I., selaku Kaprodi S2 KPI. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya penguasaan teknologi kecerdasan buatan bagi mahasiswa pascasarjana, terutama dalam menunjang proses penelitian dan penulisan karya ilmiah di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Dan penggunaannya harus tetap berlandaskan kemampuan berpikir kritis, ketelitian, dan kepatuhan terhadap etika akademik. Selanjutnya sambutan disampaikan oleh Direktur Pascasarjana Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL, sekaligus membuka acara.

    Dalam konteks akademik, AI menawarkan berbagai kemudahan untuk mendukung proses penulisan dan penelitian. Meski demikian, mahasiswa tetap dituntut untuk melakukan verifikasi terhadap informasi yang dihasilkan, memastikan keakuratan referensi, serta menjaga orisinalitas karya. AI harus diposisikan sebagai alat bantu, bukan pengganti kemampuan analisis, pemikiran kritis, dan tanggung jawab intelektual penulis.

    Dengan demikian, penguasaan teknologi AI diharapkan tidak hanya meningkatkan efektivitas penulisan karya ilmiah, tetapi juga memperkuat kualitas penelitian dan kontribusi akademik mahasiswa dalam pengembangan ilmu komunikasi dan penyiaran Islam.

    (lh)

  • Pascasarjana IAIN Langsa Melakukan Benchmarking ke Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan

    Pascasarjana IAIN Langsa Melakukan Benchmarking ke Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan

    Pascasarjana IAIN Langsa melaksanakan kegiatan benchmarking ke Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan, Rabu, 14 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan mutu akademik, serta mendorong pengembangan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas.

    Rombongan Pascasarjana IAIN Langsa dipimpin oleh Direktur Pascasarjana, Dr. Mhd. Rasid Ritonga, M.A., didampingi Wakil Direktur, Dr. Arief Muammar, S.H.I., M.Pem.I. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Direktur Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL dan Wakil Direktur Dr. Lelya Hilda, M.Si.

    Prof. Ibrahim menyampaikan apresiasi atas kunjungan benchmarking Pascasarjana IAIN Langsa. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi sarana strategis untuk mempererat silaturahmi antarlembaga perguruan tinggi sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman dan gagasan dalam pengembangan pengelolaan Pascasarjana.

    Dr. Mhd. Rasid, menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking ini merupakan bagian dari upaya institusi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan akademik. Melalui kunjungan tersebut, rombongan IAIN Langsa berkesempatan menggali pengalaman serta mempelajari praktik-praktik pengelolaan Pascasarjana yang dapat menjadi referensi untuk pengembangan institusi ke depan.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh para ketua program studi (kaprodi), kepala subbagian (kasubbag), sekretaris, serta tenaga kependidikan Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan. Kehadiran unsur pimpinan dan pelaksana akademik maupun administrasi tersebut memperkaya pertukaran informasi mengenai pengelolaan program studi, pelayanan administrasi, akademik, perencanaan, dan peningkatan mutu kelembagaan.

    (lh)

  • Workshop Penggunaan AI untuk Karya Ilmiah HKI: Membangun Research Gap, Novelty, dan Integritas Akademik

    Workshop Penggunaan AI untuk Karya Ilmiah HKI: Membangun Research Gap, Novelty, dan Integritas Akademik

    Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Program Magister Pascasarjana UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menyelenggarakan Workshop Penggunaan AI untuk Karya Ilmiah, Selasa (13/10/2026), bertempat di Aula Biro Rektorat UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya penguatan kompetensi akademik mahasiswa dalam menghadapi perkembangan Artificial Intelligence (AI) di dunia pendidikan tinggi dan penelitian.

    Workshop ini menghadirkan Dr. Mukhlis Lubis, Lc., M.A, CGAIP-A, WPPE, C.Wr., C.Ed. sebagai narasumber. Materi difokuskan pada strategi pemanfaatan AI untuk mendukung penulisan karya ilmiah, mulai dari eksplorasi isu penelitian, penelusuran dan pemetaan literatur, identifikasi research gap, perumusan novelty, pengembangan gagasan dan argumentasi, hingga penggunaan AI secara etis dalam proses akademik.

    Kehadiran narasumber diharapkan memberikan pemahaman praktis kepada mahasiswa bahwa kualitas penggunaan AI sangat bergantung pada kemampuan pengguna dalam memberikan instruksi, mengevaluasi hasil, melakukan verifikasi, serta mengembangkan kembali informasi menjadi argumentasi ilmiah. Dengan demikian, mahasiswa tidak berhenti sebagai pengguna teknologi, tetapi tetap berperan sebagai peneliti yang memiliki kontrol penuh terhadap proses dan hasil penelitiannya.

    Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam Program Magister, Dr. Uswatun Hasanah, S.H., M.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen Program Studi HKI Program Magister dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa, khususnya dalam penelitian dan penulisan karya ilmiah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

    “Kami berharap mahasiswa tidak hanya mengetahui bagaimana menggunakan Artificial Intelligence, tetapi mampu memanfaatkannya secara cerdas untuk membaca persoalan Hukum Keluarga Islam, menemukan research gap, membangun novelty, dan menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dengan tetap menjaga integritas akademik,” ungkap Dr. Uswatun Hasanah.

    Ia menambahkan bahwa mahasiswa magister harus tetap menjadi aktor utama dalam proses intelektual. AI dapat digunakan sebagai academic assistant, tetapi proses analisis, penilaian terhadap sumber, penyusunan argumentasi, serta pertanggungjawaban terhadap karya ilmiah tetap berada pada penulis. Karena itu, kemampuan literasi akademik dan literasi digital harus berkembang secara beriringan.

    Selanjutnya, Direktur Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sivitas akademika merespons perkembangan teknologi secara terbuka dan produktif. Menurutnya, perguruan tinggi tidak dapat melepaskan diri dari perubahan teknologi yang saat ini telah masuk ke berbagai tahapan pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah.

    “Artificial Intelligence harus kita tempatkan sebagai instrumen untuk memperkuat kualitas akademik. Teknologi dapat membantu proses penelitian, tetapi kualitas sebuah karya ilmiah tetap sangat ditentukan oleh kemampuan berpikir, kedalaman analisis, metodologi, dan integritas akademik penulisnya,” ujarnya.

    Kegiatan semakin istimewa dengan kehadiran Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., yang memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi Workshop Penggunaan AI untuk Karya Ilmiah. Kehadiran Rektor menunjukkan dukungan pimpinan universitas terhadap pengembangan budaya akademik yang responsif terhadap transformasi digital.

    Salah satu pesan penting dalam workshop ini adalah bahwa pemanfaatan AI harus berjalan seiring dengan integritas akademik. Mahasiswa tetap dituntut melakukan verifikasi terhadap informasi dan referensi, menghindari fabrikasi sumber, menggunakan sitasi secara benar, serta mempertanggungjawabkan setiap argumentasi yang dituliskan. AI tidak boleh menjadi jalan pintas yang menghilangkan proses intelektual dalam menghasilkan sebuah karya ilmiah.

    Bagi mahasiswa Hukum Keluarga Islam, kemampuan tersebut menjadi semakin penting karena perkembangan masyarakat terus melahirkan berbagai persoalan keluarga Muslim yang membutuhkan kajian akademik. Isu-isu kontemporer tersebut dapat dikembangkan menjadi penelitian yang memiliki kontribusi keilmuan apabila mahasiswa mampu memetakan penelitian terdahulu, menemukan persoalan yang belum terjawab, kemudian membangun research gap dan novelty yang jelas.

    Melalui workshop ini, Program Studi Hukum Keluarga Islam Program Magister Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan menegaskan komitmennya untuk membangun budaya penelitian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus tetap berpijak pada metodologi, etika, dan integritas akademik. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada kemampuan teknis menggunakan AI, tetapi menjadi momentum untuk mendorong lahirnya karya-karya ilmiah mahasiswa HKI yang lebih kritis, aktual, metodologis, memiliki research gap dan novelty yang kuat, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Hukum Keluarga Islam di Indonesia.

    (ash)

  • Kinerja yang Berkualitas: Belajar dari Reaksi Kimia

    Kinerja yang Berkualitas: Belajar dari Reaksi Kimia

    Senin, 5 Oktober 2026, Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan kembali melaksanakan apel pagi. Bertindak sebagai pembina apel, Wakil Direktur Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. Lelya Hilda, M.Si., menyampaikan amanat dengan mengangkat tema “Kinerja yang Berkualitas: Belajar dari Reaksi Kimia.”

    Dalam amanatnya, Dr. Lelya Hilda mengajak seluruh peserta apel untuk melihat kinerja dari perspektif ilmu yang selama ini ditekuninya, yaitu kimia organik. Ia menjelaskan bahwa dalam suatu reaksi kimia, produk yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan bahan baku, tetapi juga membutuhkan kondisi, proses, serta pengendalian yang tepat. Menurutnya, prinsip tersebut dapat menjadi analogi dalam membangun kinerja yang berkualitas di lingkungan Pascasarjana.

    “SDM yang baik adalah bahan bakunya. Sistem yang baik adalah kondisinya. Proses kerja yang disiplin adalah reaksinya. Dan hasil akhirnya adalah mutu lulusan, kualitas penelitian, pelayanan akademik, serta reputasi institusi kita,” ujar Dr. Lelya Hilda.

    Dr. Lelya Hilda juga mengibaratkan setiap insan Pascasarjana sebagai katalis yang dapat memberikan pengaruh positif terhadap lingkungan kerja. Sebagaimana katalis dalam reaksi kimia membantu mempercepat proses, setiap individu diharapkan mampu menjadi penggerak dalam menyelesaikan pekerjaan, membantu rekan kerja, dan memberikan solusi.

    “Kita semua dapat menjadi katalis bagi lingkungan kerja kita. Bukan hanya menunggu pekerjaan selesai, tetapi membantu mempercepat penyelesaian masalah, mempermudah pekerjaan rekan, memberikan solusi, dan menciptakan energi positif dalam bekerja,” tuturnya.

    Sebaliknya, seluruh sivitas akademika diingatkan agar tidak menjadi faktor yang memperlambat proses kerja, seperti kurangnya koordinasi, keterlambatan, komunikasi yang tidak efektif, maupun rendahnya rasa tanggung jawab.

    Dalam amanatnya, Dr. Lelya Hilda juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan evaluasi dan perbaikan sebagai bagian dari budaya kerja. Seperti halnya penelitian kimia yang membutuhkan proses percobaan, evaluasi, perbaikan, dan optimasi, pekerjaan di lingkungan akademik juga membutuhkan semangat yang sama.

    > “Jika hari ini ada kekurangan, jangan berhenti pada menyalahkan keadaan. Kita evaluasi, kita perbaiki, dan kita optimalkan,” tegasnya.

    (lh)

  • Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan Matangkan Persiapan International Conference 2026

    Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan Matangkan Persiapan International Conference 2026

    Selasa, 29 September 2026, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan menggelar rapat persiapan pelaksanaan International Conference yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober–1 November 2026.

    Rapat ini bermaksud untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan konferensi internasional dapat terlaksana secara optimal, mulai dari aspek akademik, kepanitiaan, teknis pelaksanaan, hingga koordinasi dengan para narasumber dan peserta.

    Dalam rapat, panitia membahas sejumlah agenda strategis, antara lain kesiapan konsep, tema dan sub tema konferensi, susunan acara, pemateri, mekanisme kegiatan, mekanisme registrasi peserta, publikasi, serta berbagai kebutuhan teknis selama pelaksanaan kegiatan.

    Pelaksanaan International Conference pada 31 Oktober – 1 November 2026 diharapkan dapat memperkuat peran Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan dalam pengembangan kajian akademik dan penelitian, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga akademik di tingkat internasional.

    (as)