Poda Na Lima Jadi Spirit Disiplin dan Etos Kerja dalam Apel Pagi Pascasarjana

Kegiatan apel pagi di lingkungan Pascasarjana berlangsung khidmat dan penuh semangat dengan dipimpin oleh Bapak Dr. Muhammad Roihan, M.A. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjadikan nilai budaya lokal Poda Na Lima sebagai landasan dalam membangun karakter, disiplin, dan etos kerja sivitas akademika Pascasarjana.

Dalam penyampaiannya, Dr. Muhammad Roihan menjelaskan bahwa Poda Na Lima bukan hanya warisan budaya masyarakat Mandailing, tetapi juga mengandung nilai-nilai moral yang sangat relevan diterapkan dalam kehidupan akademik dan dunia kerja. Nilai tersebut meliputi kebersihan hati, kebersihan diri, kebersihan pakaian, kebersihan lingkungan, serta kebersihan tempat tinggal dan lingkungan kerja.

Beliau menegaskan bahwa budaya kebersihan dan kedisiplinan harus dimulai dari diri sendiri sebelum diwujudkan dalam pelayanan kepada masyarakat dan mahasiswa. Menurutnya, lingkungan kerja yang bersih, tertata, dan nyaman akan melahirkan semangat kerja yang positif serta meningkatkan kualitas pelayanan akademik di Pascasarjana.

“Poda Na Lima mengajarkan kita untuk menjaga kebersihan lahir dan batin. Jika nilai ini diterapkan secara konsisten, maka akan terbentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki integritas dalam bekerja,” ujarnya di hadapan peserta apel.

Dengan semangat Poda Na Lima, Pascasarjana diharapkan terus mampu membangun budaya kerja yang profesional, harmonis, dan berorientasi pada pelayanan yang unggul.

Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan; integratif, inovatif, berdaya saing

(lh)